Sahabat Satwa
Membangun kasih sayang pada satwa liar dan hewan peliharaan sebagai bentuk Uswah dan Habituasi Alam.
Peta 5-Aktivitas Harian Bersama Anak
Klik kartu di bawah ini untuk membuka naskah cerita Koba Melayu, tunjuk ajar, pemutar media, dan form check-in refleksi.
Hari 1: Dongeng Koba & Tunjuk Ajar Sahabat Satwa
1.Mengidentifikasi tokoh dan kejadian. 2.Mengenali kebutuhan hewan berupa tempat tinggal, tumbuhan untuk makanan, air untuk minum, dan kelompoknya sebagai keluarga 3.Berdiskusi: “kira-kira, kalau hutannya ditebang dan rusak, gajahnya mau tinggal di mana dan makan apa ya?” 4.Anak menceritakan kembali bagian yang paling diingat
Hari 2: Eksplorasi Literasi Loose Parts Sahabat Satwa
1.Ajak anak berkeliling menjadi detektif untuk mencari tanda keberadaan hewan di sekitar (misalnya: suara burung, semut, kucing, kupu-kupu, siput, atau bulu burung di tanah), lalu amati dari jarak yang aman. 2.Saat mengamati, latih kosakata dan kemampuan bercerita anak dengan menanyakan 4 hal ini: - “Apa yang kamu lihat?” (Mengenalkan nama benda/hewan). - “Bagaimana hewan itu bergerak?” (Mengenalkan kata kerja seperti melompat/terbang). - “Apa yang sedang dilakukan?”(Melatih anak merangkai kalimat). - “Menurutmu, apa yang dibutuhkan hewan itu?” (Melatih nalar dan empati).
Hari 3: Keteladanan Orang Tua Sahabat Satwa
1.Orang tua secara langsung mengajak anak dan mempraktikkan cara memberi makan hewan yang ada di sekitar lingkungan rumah (misalnya kucing liar, burung, ayam, ikan, atau semut) 2.Ucapkan kalimat positif seperti, “Ayo kita beri makan kucing ini supaya dia tidak kelaparan.” Pertanyaan Pemantik untuk Anak 1.“Menurutmu, bagaimana perasaan hewan ini setelah kita beri makan?” (Memancing empati dan kepedulian). 2.“Lihat cara dia makan, kira-kira apa makanan kesukaannya selain ini ya?” (Memancing kemampuan observasi). 3.“Coba bayangkan kalau tempat tinggal mereka (hutan) dirusak, apa yang akan terjadi saat mereka mencari makan?” (Menghubungkan kembali dengan pesan moral)
Hari 4: Kriya Ekologis & Upcycling Sahabat Satwa
1. Orang tua dapat bertanya kepada anak hewan apa yang paling ia sukai atau ingat dari kegiatan sebelumnya, misalnya gajah, kucing, atau burung. Ajak anak menggambar bentuk wajah hewan tersebut di atas kardus bekas. 2. Orang tua bertugas memotong pola wajah hewan dan melubangi bagian mata menggunakan gunting agar aman, dan Anak bertugas mewarnai, mencoret, dan menghias topeng hewannya sekreatif mungkin. 3. Setelah topeng selesai dan mintalah anak memakai menirukan suara atau gaya berjalan hewan tersebut. Sambil bermain, Anda bisa kembali mengingatkan pesan moral: “Wah, gajahnya lucu sekali! Kita harus selalu menyayangi dan menjaga tempat tinggal gajah ya.”
Hari 5: Syair Melayu & Pantang Larang Sahabat Satwa
1. Ciptakan suasana nyaman atau duduk santai bersama di ruang keluarga atau di teras rumah. Pastikan suasana tenang agar anak bisa fokus mendengarkan 2. Pindai kode lalu dengarkan dan ulangi Syair bersama-sama 3. Diskusikan makna sebab-akibat tentang pesan dari syair tersebut.
Jelajahi Tema Pengasuhan Lainnya
Tanah, Pohon & Hutanku
Mengenalkan anak pada konservasi tanah, penghijauan, dan kecintaan pada hutan sebagai paru-paru bumi.
Mari Hemat Energi
Mengajarkan hemat air, menjaga kebersihan sungai Melayu, dan perilaku bijak mengelola air bersih.
Rumahku Bersih
Kebiasaan memilah sampah, kebersihan lingkungan rumah, dan kreasi daur ulang kriya ekologis.