Mari Hemat Energi
Mengajarkan hemat air, menjaga kebersihan sungai Melayu, dan perilaku bijak mengelola air bersih.
Peta 5-Aktivitas Harian Bersama Anak
Klik kartu di bawah ini untuk membuka naskah cerita Koba Melayu, tunjuk ajar, pemutar media, dan form check-in refleksi.
Hari 1: Dongeng Koba & Tunjuk Ajar Air dan Sungaiku
1.Mengidentifikasi tokoh dan kejadian. 2.Mengamati perilaku hemat energi sesuai cerita 3.Berdiskusi: “mengapa terjadi banjir?” 4.Anak menceritakan kembali bagian yang paling diingat
Hari 2: Eksplorasi Literasi Loose Parts Air dan Sungaiku
1.Anak dan orang tua duduk bersama anak dan buatlah “label pengingat” dengan kata “HEMAT AIR”, “HEMAT LISTRIK”, atau “OFF”. 2.Anak menebalkan tulisan tersebut atau meniru tulisannya di kertas lain, dan menggambar simbol sederhana di sebelahnya (seperti menggambar tetesan air untuk kran, atau gambar matahari/lampu silang untuk saklar). 3.Misi Detektif Energi: Ajak anak berkeliling rumah layaknya seorang detektif. Tugasnya adalah mencari semua kran air dan saklar lampu yang ada di rumah untuk ditempel kertas pengingat hemat energi.
Hari 3: Keteladanan Orang Tua Air dan Sungaiku
Perlihatkan Perilaku dengan Mengajak 1.“Hari sudah terang, ayo kita matikan listriknya.” 2.“Airnya sudah penuh, ayo kita matikan kerannya” 3.“Air untuk mandi dan mencuci tangan kita gunakan secukupnya ya.” Pertanyaan Pemantik untuk Anak 1.“Kalau siang hari lampunya terus menyala padahal sudah terang, apa yang akan terjadi?” (Memancing jawaban: Listriknya habis/boros) 2.“Kira-kira apa yang terjadi kalau air di kran lupa kita tutup dan mengalir terus sampai besok pagi?” (Memancing imajinasi tentang pemborosan air, air bisa habis, atau genangan/banjir).
Hari 4: Kriya Ekologis & Upcycling Air dan Sungaiku
1.Orang tua dapat menunjukkan botol plastik kepada anak. Pancing rasa ingin tahunya dengan bertanya, “Botol ini biasanya menjadi sampah. Bagaimana kita bisa menggunakannya kembali?”. 2.Orang tua membantu memotong bagian keras pada botol, kemudian biarkan anak memasang layar dan merakitnya. Sambil membuat, ajak anak berpikir: “Apa yang terjadi kalau botol dibuang ke sungai?”. 3.Ajak anak mengapungkan kapal buatannya di dalam baskom. Tutup kegiatan dengan pesan moral: “Barang yang sudah tidak digunakan belum tentu harus langsung dibuang”
Hari 5: Syair Melayu & Pantang Larang Air dan Sungaiku
1.Ciptakan suasana nyaman atau duduk santai bersama di ruang keluarga atau di teras rumah. Pastikan suasana tenang agar anak bisa fokus mendengarkan 2.Pindai kode lalu dengarkan dan ulangi Syair bersama-sama 3.Diskusikan makna sebab-akibat tentang pesan dari syair tersebut.
Jelajahi Tema Pengasuhan Lainnya
Tanah, Pohon & Hutanku
Mengenalkan anak pada konservasi tanah, penghijauan, dan kecintaan pada hutan sebagai paru-paru bumi.
Sahabat Satwa
Membangun kasih sayang pada satwa liar dan hewan peliharaan sebagai bentuk Uswah dan Habituasi Alam.
Rumahku Bersih
Kebiasaan memilah sampah, kebersihan lingkungan rumah, dan kreasi daur ulang kriya ekologis.